jelaskan yang dimaksud membaca murottal

Judul Penjelasan
Membaca Murottal: Pengalaman Ibadah yang Bermakna Membaca murottal adalah praktik membaca ayat-ayat suci Alquran dengan tajwid yang baik dan sesuai dengan aturan.

Definisi Membaca Murottal

Halo selamat datang di ShirinMarket.ca. Membaca murottal adalah praktik membaca ayat-ayat suci Alquran dengan tajwid yang baik dan sesuai dengan aturan. Tujuan utama membaca murottal adalah untuk memahami makna Alquran dan menghayati keindahan bahasanya. Aktivitas ini juga menjadi salah satu bentuk ibadah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam.

Membaca murottal berbeda dengan membaca Alquran biasa. Pembacaan murottal dilakukan dengan memperhatikan kaidah-kaidah tajwid, seperti pengucapan huruf yang tepat, penghafalan makharijul huruf, dan penerapan hukum bacaan. Dengan demikian, pembacaan murottal menghasilkan alunan melodi yang indah dan mengharukan.

Sejarah Membaca Murottal

Membaca murottal telah menjadi tradisi yang berkembang di kalangan umat Islam sejak zaman Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW sangat menganjurkan umatnya untuk membaca Alquran dengan baik dan benar. Beliau bahkan menjadikan sahabatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq, sebagai imam yang memimpin bacaan Alquran dalam shalat.

Seiring perkembangan zaman, praktik membaca murottal terus berkembang pesat. Muncul berbagai qari (pembaca Alquran) terkenal dengan gaya dan teknik bacaan yang khas. Para qari ini sering direkam dan disebarluaskan melalui kaset, CD, dan internet, sehingga masyarakat luas dapat menikmati keindahan bacaan murottal.

Teknik Membaca Murottal

Membaca murottal membutuhkan teknik khusus agar dapat menghasilkan alunan melodi yang indah dan sesuai dengan kaidah tajwid. Berikut ini adalah beberapa teknik dasar membaca murottal:

  • Makhrajul Huruf: Pengucapan huruf yang tepat sesuai dengan tempat keluarnya.
  • Sifatul Huruf: Pengucapan huruf dengan memperhatikan sifat-sifatnya, seperti tebal, tipis, tajam, dan bersuara.
  • Hukum Bacaan: Penerapan hukum-hukum bacaan, seperti mad, idgham, dan iqlab.
  • Tajwid: Penggabungan makhrajul huruf, sifatul huruf, dan hukum bacaan.
  • Intonasi: Penyesuaian nada dan volume suara untuk menciptakan harmoni dan alunan melodi yang indah.

Kelebihan Membaca Murottal

Membaca murottal memiliki banyak kelebihan, di antaranya:

  • Meningkatkan Pemahaman Alquran: Membaca murottal membantu kita memahami makna Alquran lebih dalam karena dibaca dengan tajwid yang baik.
  • Melatih Hafalan Alquran: Membaca murottal secara berulang dapat membantu kita menghafal ayat-ayat Alquran dengan lebih mudah.
  • Menentramkan Hati: Alunan melodi membaca murottal memiliki efek menenangkan dan menentramkan hati.
  • Menghargai Keindahan Bahasa Arab: Membaca murottal memungkinkan kita mengapresiasi keindahan bahasa Arab dan kekayaan kosakatanya.
  • Meningkatkan Keimanan: Membaca murottal dapat memperkuat keimanan kita karena kita merenungkan makna Alquran yang dibaca.
  • Menjadi Sarana Ibadah: Membaca murottal adalah salah satu bentuk ibadah yang disukai Allah SWT.
  • Mendapatkan Pahala: Setiap huruf Alquran yang dibaca akan memberikan pahala yang besar.

Kekurangan Membaca Murottal

Selain kelebihan, membaca murottal juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

  • Membutuhkan Waktu yang Lama: Membaca murottal membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan membaca Alquran biasa.
  • Sulit bagi Pemula: Membaca murottal bisa jadi sulit bagi pemula yang belum terbiasa dengan kaidah tajwid.
  • Dapat Merusak Tajwid: Membaca murottal secara berlebihan dapat merusak tajwid kita jika tidak dilakukan dengan benar.
  • Berpotensi Menimbulkan Riya: Membaca murottal di hadapan orang lain berpotensi menimbulkan sifat riya atau pamer.
  • Dapat Melalaikan Ibadah Lainnya: Membaca murottal yang berlebihan dapat melalaikan kita dari ibadah-ibadah lainnya yang lebih penting.

Tips Membaca Murottal

Agar dapat membaca murottal dengan baik dan benar, diperlukan beberapa tips berikut ini:

  • Belajar Tajwid: Pelajari dasar-dasar tajwid untuk memastikan bacaan kita tepat dan sesuai aturan.
  • Berlatih Secara Teratur: Berlatihlah membaca murottal secara teratur untuk meningkatkan teknik dan kemahiran kita.
  • Mendengarkan Qari Terkenal: Dengarkan rekaman qari terkenal untuk meniru teknik dan gaya bacaan mereka.
  • Koreksi Diri: Minta orang lain untuk mengoreksi bacaan kita agar terhindar dari kesalahan.
  • Baca dengan Khusyuk: Baca murottal dengan khusyuk dan merenungkan makna ayat-ayat yang dibaca.

Kesimpulan

Membaca murottal adalah praktik ibadah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam. Membaca murottal memiliki banyak kelebihan, seperti meningkatkan pemahaman Alquran, menentramkan hati, dan mendapatkan pahala. Namun, membaca murottal juga memiliki beberapa kekurangan yang harus diperhatikan. Dengan mempelajari teknik membaca murottal yang benar dan mempraktikkannya secara teratur, kita dapat meningkatkan keterampilan membaca murottal kita dan mendapatkan manfaatnya secara maksimal.

Mari kita jadikan membaca murottal sebagai bagian dari rutinitas ibadah kita sehari-hari. Semoga dengan membaca murottal, kita dapat lebih memahami Alquran, menghayati keindahan bahasanya, dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.

Kata Penutup

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang membaca murottal, termasuk definisi, sejarah, teknik, kelebihan, kekurangan, tips, dan kesimpulannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan membaca murottal mereka. Wallahu a’lam bish shawab.

FAQ

1. Apa tujuan membaca murottal?
2. Bagaimana sejarah perkembangan membaca murottal?
3. Apa saja teknik dasar membaca murottal?
4. Apa kelebihan membaca murottal?
5. Apa kekurangan membaca murottal?
6. Bagaimana tips membaca murottal yang baik dan benar?
7. Apa kesimpulan dari membaca murottal?
8. Bagaimana menjadikan membaca murottal sebagai rutinitas ibadah?
9. Apa harapan dari membaca murottal?
10. Apa saja manfaat membaca murottal?
11. Apa sumber belajar membaca murottal yang baik?
12. Apa saja qari terkenal yang dapat dijadikan contoh?
13. Bagaimana cara mengoreksi kesalahan dalam membaca murottal?